Senin, 26 Maret 2012

NAT CONCEPT (POOLING IP ADDRESS)


 
 
PENJELASAN KASUS POOLING IP ADDRESS
Pada jaringan diatas (corporate network ) memiliki banyak host dan hanya memiliki beberapa ip public, IP public ini lah yang akan digunakan untuk berkomunikasi secara global (internet). Timbul pertanyaan jika hanya IP public yang dapat berkomunikasi dengan internet, maka seharusnya IP private tidak bisa. Karena pada dasarnya Jaringan global (internet) menggunakan alamat IP yang bersifat unique, artinya setiap komputer akan memiliki IP yang berbeda-beda. Lalu bagaimana host – host yang terdapat pada corporate network tersebut dapat ber internet dengan ip private ?
            Pada saat host melakukan akses internet terjadi proses translasi ip dari ip private ke ip public dan sebaliknya yang disebabkan oleh keterbatasan ip public yang dimiliki perusahaan tersebut.
Pada kasus diatas ditemukan solusi untuk mengatasi keterbatasan ip public yang dimiliki oleh perusahaan tersebut dengan cara pooling ip. Pada dasarnya dalam suatu IP, terdapat bagian dimana di dalamnya terdapat informasi-informasi berupa alamat asal, alamat tujuan, TTL, dll. Bagian ini disebut header. Pada kasus diatas suatu ip public dengan ip 213.168.112.3 memiliki banyak host yang akan berkoneksi melalui ip public ini. Maka dengan konsep NAT pooling IP address ketika host (H1) memiliki ip private 10.0.1.2 akan mengakses internet misalkan www.google.co.id maka ip private tersebut melakukan request ke ip public  213.168.112.3. Pada header informasi yang tersimpan yaitu alamat 10.0.1.2. ketika paket telah sampai ke router (gateway dari host) maka dengan konsep pool ip, ketika request itu dikirim maka NAT device mentranslate ip private tersebut ke dalam pool ip yang berisi range ip public dalam range 128.143.71.0 sampai dengan 128.143.71.30. ketika host dari corporate network mengirimkan paket ke host di internet NAT akan memilih IP public mana yang akan dipakai dari pool address tersebut dalam range 128.143.71.0 sampai dengan 128.143.71.30 dan mengikat salah satu alamat dari pool ip address untuk salah satu ip private. Ketika host telah mendapat kan public ip dalam range 128.143.71.0 sampai dengan 128.143.71.30, dalam kasus H1 mendapatkan IP public pada pool ip  128.143.71.21 maka header yang sampai pada router merubah alamat asal menjadi 128.143.71.21. sebelum paket keluar ( menuju internet ) maka header kembali berubah menjadi salah satu ip public yang dimiliki oleh corporate network tersebut yaitu 213.168.112.3 dan seterusnya.
Maka ketika google.co.id merespond kiriman paket dari host H1 maka paket dikirim ke ip public yang dimiki corporate network tersebut dalam kasus 213.168.112.3. Maka, ketika paket sampai pada router dengan tujuan ip public 128.143.71.21 yang telah dipakai oleh salah satu host dengan ip private 10.0.1.2. Maka paket dari respond google.co.id tersebut diterima kembali oleh H1.

Jadi, secara singkat NAT (Network Address Translator) merupakan teknik pengalamatan IP yang memberikan beberapa keuntungan antara lain :
* Menghemat IP public.
* Meningkatkan fleksibilitas koneksi ke jaringan public.
* Menyediakan keamanan jaringan
* Konsistensi terhadap skema pengalamatan jaringan internal.

Referensi:
Sosinsky, Barrie. 2009. Networking Bible. Wiley Publishing
Cole, Eric. 2005. Network Security Bible. Indianapolis : Wiley Publishing
Sofana, Iwan. 2008. Mudah Membangun Server Dengan Fedora. Informatika
http://en.wikipedia.org/wiki/Network_address_translation

Untuk download page ini masuk ke laman tugas ya... :)



1 komentar:

callinicusvaccarelli mengatakan...

Casinos near me - JTM Hub
Top 토토 사이트 5 casinos near me · Casino Niagara · Casino York · Casino Grand Detroit · Casino Niagara · 광주 출장샵 Casino 광양 출장마사지 Bally's Niagara Falls · 남양주 출장마사지 Casino Niagara. 오산 출장안마