Minggu, 03 Oktober 2010

Bisnis terbuka bagi para Network Engineer

Pada masa sekarang ini tidak sulit untuk memperoleh suatu jaringan internet, karena tuntutan profesi seperti kirim atau terima file atau berkas atau hanya sekedar membuka facebook untuk update status dan berkomunikasi. Hal ini merupakan sebuah peluang besar bagi para Network Enginer untuk meraup keuntungan dari berkembangnya era modern saat ini berdasar pada kasus diatas.

Warung internet atau yang akrab disebut warnet merupakan lapak yang bagus bagi para freelance Nerwork engineer. Namun berbisnis warung internet saja tidak cukup jika hanya sekedar melepas jaringan pada suatu perangkat computer saja tanpa memikirkan kualitas dan tehnik yang digunakan untuk melepas jaringan pada setiap perangkat computer. Apalagi warnet tersebut tidak hanya menyediakan fasilitas browing semata ada pula warnet yang dilengkapi fasilitas Game Online atau biasa disebut Game Center



GAME CENTER

Selain bersuasana nyaman dan tentu juga murah dan memiliki jaringan internet yang kencang merupakan hal yang perlu diperhatikan para Network engineer dalam usaha membuka bisnis warnet ini. Untuk Network engineer terdapat beberapa tehnik atau peraturan dalam melepas jaringan agar jalur network untuk bermain Game dan browsing tidak saling menarik bandwith. Hal ini merupakan salah satu kewajiban para network engineer untuk memastikan operasi yang lancar dari jaringan komunikasi untuk menyediakan performance yang maksimum dan ketersediaan untuk user. Berikut tehnik dalam pengoptimalan jaringan pada warung internet yang berfasilitaskan game online :

1. SETTING WARNET 3 IN 1 GAME ONLINE, BROWSING, DAN DOWNLOAD

Topologi
Speedy1--------->|MikroTik|--------Client
----------------|
Speedy2--------->|
----------------|
Proxy Ubuntu--->|

interface 1 : lan
interface 2 : speedy(jalur game )
interface 3 : speedy ( jalur browsing )
interface 4 : proxy ( ubuntu server 8.10 )

[admin@MikroTik] > interface pr
Flags: D - dynamic, X - disabled, R - running, S - slave
# NAME TYPE MTU L2MTU
0 R lan ether 1500
1 R speedy5.1 ether 1500
2 R speedy3.1 ether 1500
3 R proxy ether 1500

[admin@MikroTik] > ip address pr
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.10.1/24 192.168.10.0 192.168.10.255 lan
1 192.168.1.1/24 192.168.1.0 192.168.1.255 proxy
2 192.168.5.2/24 192.168.5.0 192.168.5.255 speedy5.1
3 192.168.3.2/24 192.168.3.0 192.168.3.255 speedy3.1


[admin@MikroTik] > ip route pr
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic, C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme,
B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit
# DST-ADDRESS PREF-SRC GATEWAY DISTANCE
0 A S 0.0.0.0/0 192.168.3.1 1
1 A S 0.0.0.0/0 192.168.5.1 1
2 ADC 192.168.1.0/24 192.168.1.1 proxy 0
3 ADC 192.168.3.0/24 192.168.3.2 speedy3.1 0
4 ADC 192.168.5.0/24 192.168.5.2 speedy5.1 0
5 ADC 192.168.10.0/24 192.168.10.1 lan 0


NB : ip modem : 192.168.3.1 & 192.168.5.1
---- ip Proxy : 192.168.1.10


[admin@MikroTik] > ip firewall nat pr
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat action=masquerade src-address=192.168.10.0/24 routing-mark=iix dst-address-list=nice
out-interface=speedy3.1

1 chain=srcnat action=masquerade src-address=192.168.1.0/24

2 chain=srcnat action=masquerade src-address=192.168.10.0/24 out-interface=speedy5.1

3 chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=192.168.1.10 to-ports=3128 protocol=tcp src-address=!192.168.1.10
routing-mark=!iix dst-port=80

4 chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=192.168.1.10 to-ports=3128 protocol=tcp dst-port=8080


[admin@MikroTik] > ip firewall mangle pr
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 ;;; squid
chain=postrouting action=mark-packet new-packet-mark=proxy-hit passthrough=no dscp=12

1 ;;; game
chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=iix passthrough=no src-address=192.168.10.0/24
dst-address-list=nice


2 ;;; browsing
chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=semua passthrough=yes src-address=192.168.10.0/24
dst-address-list=!nice

3 chain=postrouting action=mark-packet new-packet-mark=paket_kecil passthrough=no connection-mark=semua
connection-bytes=0-600000

4 chain=postrouting action=mark-packet new-packet-mark=paket_kecil passthrough=no protocol=udp connection-mark=semua
connection-bytes=0-400000

5 chain=postrouting action=mark-packet new-packet-mark=paket_besar passthrough=no connection-mark=semua

6 ;;; poker
chain=forward action=mark-connection new-connection-mark=semua poker passthrough=yes src-address=192.168.10.0/24
dst-address-list=POINK

7 chain=postrouting action=mark-packet new-packet-mark=poker passthrough=no connection-mark=semua poker


[admin@MikroTik] > queue tree pr
Flags: X - disabled, I - invalid
0 name="File_Besar" parent=B-Global-Download packet-mark=paket_besar limit-at=64k queue=PCQ_download priority=8
max-limit=356k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

1 name="File_Kecil" parent=B-Global-Download packet-mark=paket_kecil limit-at=256k queue=PCQ_download priority=1
max-limit=1500k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

2 name="Upload_Kecil" parent=C-Global_Upload packet-mark=paket_kecil limit-at=64k queue=PCQ_upload priority=8
max-limit=350k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

3 name="Upload_Besar" parent=C-Global_Upload packet-mark=paket_besar limit-at=24k queue=PCQ_upload priority=8
max-limit=85k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s

4 name="A_HIT-Proxy" parent=lan packet-mark=proxy-hit limit-at=0 queue=default priority=8 max-limit=0 burst-limit=0
burst-threshold=0 burst-time=0s

5 name="C-Global_Upload" parent=proxy packet-mark="" limit-at=0 priority=1 max-limit=500k burst-limit=0
burst-threshold=0 burst-time=0s

6 name="B-Global-Download" parent=lan packet-mark="" limit-at=0 priority=1 max-limit=0 burst-limit=0 burst-threshold=0
burst-time=0s

7 name="poker" parent=B-Global-Download packet-mark=poker limit-at=64k queue=PCQ_download priority=1 max-limit=4M
burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s


[admin@MikroTik] > queue type pr
0 name="PCQ_upload" kind=pcq pcq-rate=0 pcq-limit=30 pcq-classifier=src-address,src-port pcq-total-limit=1000

1 name="PCQ_download" kind=pcq pcq-rate=0 pcq-limit=50 pcq-classifier=dst-address,dst-port pcq-total-limit=2000

Settingan ini tidak bermain port game melainkan memisahkan IP game via Nice, yang mana IP yang tidak ada di nice list di lewatkan di speedy 1 nya.

Sumber : garrystuff.com

2. MEMBAGI PORT GAME ONLINE

Untuk sebuah warnet yang juga menyediakan game online ternyata lebih optimal dengan Bandwith Management menggunakan methode Simple Queue. Dengan Simple queue kita cukup me mangle setiap ip/port game online dan seterusnya di queue diberikan limit bandwith yang lebih besar atau unlimited saja dan prioritaskan paling tinggi.

Untuk browse/download baru kita limit per ip klien. Juga memungkinkan untuk membagi trafik IIX dan OIX nya sekaligus memprioritaskannya juga. Karena sesuai namanya simple queue ternyata memang simple.

Berikut ini data port game online yang menggunakan IIX/koneksi lokal:

1. Ayo Dance : tcp 18901-18909
2. SealOnline : tcp 1818
3. PointBlank : tcp 39190, udp 40000-40010
4. Lineage2 : tcp 7777
5. GhostOnline : tcp 19101
6. RF-Elven : tcp 27780
7. Perfect world : tcp 29000
8. Rohan : tcp 22100
9. Zeus RO : tcp 5121
10. Dotta : tcp 6000-6152
11. IdolStreet : tcp 2001
12. CrazyKart : 9601-9602
13. WOW AMPM : tcp 8085
14. DriftCity : tcp 11011-11041
15. GetAmped : tcp 13413
16. Yullgang : tcp 19000
17. RAN Online : tcp 5105
18. CrossFire : tcp 10009, udp 12060-12070
19. WarRock : tcp 5340-5352
20. FastBlack : tcp 6000-6001
21. Rose Online : tcp 29200
22. Return Of Warrior : tcp 10402
23. CrazyKart 2 : tcp 9600
25. Luna Online : tcp 15002
26. Runes Of Magic : tcp 16402-16502
27. FreshRO : tcp 5126
28. Tantra Online : tcp 3010
29. Heroes Of Newearth Incatamers : tcp 11031 udp 11100-11125,11440-11460
30. Atlantica : tcp 4300 , ip 203.89.147.0/24
31. ECO Online : tcp Port 12011 , 12110
32. Cabal Indo : tcp Port 15001, 15002
33. X-SHOT : tcp 7341,7451 , udp 7808,30000

Sumber : garrystuff.com

Dengan memperhatikan hal – hal berikut bukan hal yang sulit membuka lapangan kerja bagi para network engineer untuk meraup untung yang sebesar – besarnya pada bisnis Game center ini dan tidak kalah bersaing dengan maraknya Game center yang telah berkembang saat ini.

Tidak ada komentar: